UGD itu…..
February 11th, 2006 by zalwa412Minggu dinihari, menjelang stengah 2. Aku baru saja jenak dr rasa gelisah. Zalwa tampak tenang dalam tidurnya. Sekian detik ketika ingin rebahkan kepala dibantal, tampak tubuh Zalwa terentak sedikit. Tuhan! Jangan sekarang….
Dan doa itu tak selesai karena aku kembali menjerit memanggil Mbah Putri….Mbah, Zalwa step lagi……
Kembali ritual menyadarkan Zalwa kami lakukan. Kali ini berdua, karena Mbah Kakung telah lelap dengan batuknya yang belum juga mereda.
Sekian menit, Zalwa kejang sambil pipis {Alhamdulillah]. Dan kali ini sadarnya agak lama dan ketika sadar, kepalanya hanya mampu melunglai didadaku.
Stelah mengganti baju yang basah oleh pipis, juga air hangat untuk menyadarkan Zalwa, pun mengganti baju Zalwa, aku memutuskan utk kali ini langsung ke UGD. Sekali ini berterimakasih pada perbedaan waktu diInggris dan Indonesia. Ada tetangga yg melek krn pertandingan bola dan berbaik hati mengantarkan aku dan Zalwa ke UGD terdekat.
Momen traumatis itu ternyata tak selesai. 2 hari lebih diinfus dan diinjeksi AB, Zalwa samasekali tidak membaik. Sang dokterpun tak tergerak untuk katakan itu Roseola. Radang Tenggorok tampaknya lebih disukai.
Selasa siang, 7 Pebruari, aku minta rawat jalan. Dan Jumat pagi, 10 Peb, semua ruam merah seperti ingin berlomba keluar disekujur tubuh zalwa. Demam sudah mulai hilang sejak Rabu pagi, 8 Peb. Semoga Senin lusa, aku bisa pastikan, Zalwa sudah siap utk kembali berjoget dan nyanyikan, "Kupu-kupu yang lucu……"